Sabtu, 31 Maret 2012

Makalah Layanan Informasi


  

TUGAS KELOMPOK

LAYANAN INFORMASI


KELOMPOK 2 :

1.      Zazilatul Khitmiyah                 ( 101014043 )
2.      Himmah Rosyidah                   ( 101014044 )
3.      Ria Rosela                                 ( 101014049 )
4.      Anjar Raharyanti                    ( 101014056 )
5.      Lidya Aurilya Suryani             ( 101014225 )
6.      Nanda Kharisma Pratama      ( 101014240 )

BK-B 2010


                          


PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING
JURUSAN PENDIDIKAN PSIKOLOGI DAN BIMBINGAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2011 
 






KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa karena dengan rahmat dan limpahan kasih sayangNya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktu. Shalawat dan salam tetap tercurahkan pada Rasululloh SAW yang telah membimbing umatNya ke arah kebajikan.
Adapun penyusunan makalah yang berjudul “Layanan informasi ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Layanan Bimbingan dan Konseling oleh Drs.Suradi,M.Si .
Tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut membantu demi terselesaikannya makalah ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Maka dari itu, kami mengharap kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun demi penyempurnaan makalah kami mendatang. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Amin.
                                                                                               

Surabaya, 20 Februari 2011



                                                                                                Penyusun
















DAFTAR ISI

Halaman Judul……………………………………………………………….    i
Kata Pengantar.................................................................................................   ii
Daftar Isi. ..........................................................................................................   iii
BABI PENDAHULUAN
A.  LatarBelakang.........................................................................................   1
B.  RumusanMasalah....................................................................................   1
C.  Tujuan......................................................................................................   1
BABII PEMBAHASAN
A.    Makna dan Tujuan Layanan Informasi ..................................................   2
B.     Komponen dalam Layanan Informasi ....................................................   2
C.    Tipe-tipe Informasi .................................................................................   4
D.    Langkah-langkah Penyajian Informasi ...................................................   6
E.     Pendekatan dan Teknik dalam Layanan Informasi.................................   8
BAB III PENUTUP
A.    Simpulan.................................................................................................   10
B.     Saran.......................................................................................................   10
DaftarPustaka....................................................................................................   11






















BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah

Dalam menjalani kehidupannya, juga perkembangan dirinya, individu memerlukan berbagai informasi, baik untuk kehidupan sehari- hari sekarang maupun untuk perencanaan kehidupannya ke depan. Informasi ini dapat diperoleh dari berbagai sumber dari media lisan melalui perorangan,media tertulis dan grafis, melalui sumber formal dan informal sampai dengan media elektronik melalui sumber teknologi tinggi ( high technology ).
      Diperlukan informasi bagi individu semakin penting mengingat kegunaan informasi sebagai acuan untuk bersikap dan bertingkah laku sehari- hari sebagai pertimbangan bagi arah pengembangan diri dan sebagai dasar pengambilan keputusan.
B. Rumusan Masalah
1.      Apakah makna dan tujuan dari layanan informasi
2.      Apa saja komponen dalam layanan informasi
3.      Apa saja tipe- tipe informasi yang disajikan dalam layanan informasi
4.      Bagaimana langkah-langkah penyajian informasi
5.      Bagaimanakah pendekatan dan teknik dalam layanan informasi
C. Tujuan
1.      Untuk mengetahui makna dan tujuan dari layanan informasi.  
2.      Untuk mengetahui komponen-komponen dalam layanan informasi.
3.      Untuk mengetahui tipe-tipe informasi yang disajikan dalam layanan informasi.
4.      Untuk mengetahui langkah-langkah penyajian informasi.
5.      Untuk mengetahui pendekatan dan teknik dalam layanan informasi.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Mengenal Makna dan Tujuan Layanan Informasi
Layanan informasi ialah kegiatan bimbingan yang bermaksud membantu siswa untuk mengenal lingkungannya yang sekirannya dapat dimanfaatkan untuk masa kini maupun masa yang akan datang.
Layanan informasi mempunyai tujuan yaitu :
1.      Tujuan umum
Tujuan umum layanan informasi adalah dikuasainya informasi tertentu oleh peserta layanan informasi tersebut selanjutnya digunakan oleh perserta untuk keperluan hidupnya sehari-hari dan perkembangan dirinya.
2.      Tujuan khusus
Tujuan khusus layanan informasi terkait dengan fungsi-fungsi konseling. Fungsi pemahaman paling dominan dan paling langsung diemban oleh layanan informasi. Penguasaan informasi tersebut dapat digunakan untuk pemecahan masalah (apabila peserta yang bersangkutan mengalaminya) untuk mencegah timbulnya masalah, untuk mengembangkan dan memelihara potensi yang ada, dan untuk memungkinkan peserta yang bersangkutan membuka diri dalam mengaktualisasikan hak-hak nya.

B.     Komponen dalam Layanan Informasi
Dalam layanan informasi terlibat tiga komponen pokok yaitu :
1)      Konselor
Konselor, ahli dalam pelayanan konseling adalah penyelenggara layanan informasi. Konselor menguasai sepenuhnya informasi yang menjadi isi layanan, mengenal dengan baik peserta layanan dan kebutuhannya akan informasi dan menggunakan cara-cara yang efektif untuk melangsanakan layanan.
2)      Peserta
Peserta layanan informasi dapat berasal dari berbagai kalangan, siswa di sekolah , mahasiswa, anggota organisasi pemuda dan sosial politik, karyawan instansi dan dunia usaha/industri serta anggota-anggota masyarakat lainnya, baik secara perorangan maupun kelompok. Bahkan narapidana dan mereka yang berada dalam kondisi khusus tertentupun dapat menjadi peserta layanan asal suasana dan ketentuan yang berlaku memungkinkannya.Pada dasarnya peserta layanan informasi pertama-tama menyangkut pentingnya isi layanan bagi (calon) peserta yang bersangkutan. Apabila seseorang tidak memerlukan informasi yang menjadi isi layanan informasi, ia tidak perlu menjadi peserta layanan.
3)      Informasi
Jenis, luas dan keadaan informasi yang menjadi isi layanan informasi sangan bervariasi tergantung pada kebutuhan para peserta layanan. Dalam hal ini identifikasi keperluan akan penguasaan informasi tertentu oleh para ( calon ) peserta sendiri, konselor maupun pihak menjadi sangat penting. Pada dasarnya informasi yang dimaksud mengacu pada seluruh bidang layanan pelayanan konseling yaitu pengembangan pribadi, sosial, kegiatan belajar, perencanaan karir, kehidupan berkeluarga dan beragama. Lebih rinci berbagai informasi tersebut dapat digolongkan ke dalam :
a.       Informasi perkembangan diri.
b.      Informasi hubungan antar pribadi, sosial, nilai dan moral.
c.       Informasi pendidikan, kegiatan belajar dan keilmuan teknologi.
d.      Informasi pekerjaan/karir dan ekonomi.
e.       Informasi sosial budaya, politik, dan kewarganegaraan.
f.       Informasi kehidupan berkeluarga.
g.      Informasi kehidupan beragama.
Untuk keperluan layanan informasi, informasi yang menjadi isi layanan harus spesifik dan dikemas secara jelas dan rinci sehingga dapat disajikan secara efektif dan dipahami dengan baikoleh para peserta layanan. Informasi dimaksudkan ini sesuai dengan kebutuhan aktual para peserta layanan sehingga tingkat kemanfaatan layanan tinggi.

C.    Tipe-tipe Informasi
Data yang digunakan dalam layanan informasi acapkali digolongkan dalam empat bagian utama yaitu :
1.      Informasi pendidikan/ belajar
Depdikbud ( 1996 ) menyatakan materi informasi belajar meliputi :
a.       Tugas-tugas perkembangan masa remaja berkenaan dengan pengembangan diri, keterampilan, ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.
b.      Perlunya pengembangan sikap dan kebiasaan belajar yang baik dan aktif terprogram baik belajar mandiri maupun berkelompok.
c.       Cara belajar di perpustakaan, meringkas buku, membuat catatan dan mengulang pelajaran.
d.      Kemungkinan timbulnya berbagai masalah belajar dan upaya pengentasannya.
e.       Pengajaran perbaikan dan pengayaan.
f.       Pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya meningkatkan kegiatan dan hasil belajar siswa.
g.      Kursus dan sekolah yang mungkin dimasuki setelah tamat.
2.      Informasi pekerjaan/karir
Depdikbud ( 1996 ) menyatakan materi informasi karor meliputi :
a.       Tugas-tugas perkembangan masa remaja tentang kemampuan dan perkembangan karir.
b.      Perkembangan karir di masyarakat.
c.       Sekolah menengah, kursus-kursus, beserta program pilihannya, baik umum maupun kejuruan dalam rangkka pengembangan karir.
d.      Jenis, tuntutan dan syarat-syarat jabatan yang dapat dimasuki setelah tamat, seperti kemapuan, pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki.
e.       Kemungkinan permasalahan dalam pilihan pekerjaan, karir dan tuntutan pendidikan yang lebih tinggi serta berbagai akibatnya.
f.       Pelaksanaan pelayanan bimbingan karir bagi siswa.
3.      Informasi pribadi
Informasi pribadi ini dapat meliputi :
a.       Tugas-tugas perkembangan masa remaja, khususnya tentang kemampuan dan perkembangan pribadi.
b.      Perlunya pengembangan kebiasaan dan sikap dalam keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha esa.
c.       Usaha yang dapat dilakukan dalam mengenal bakat, minat serta bentuk-bentuk pembinaan dan pengembangan serta penyalurannya.
d.      Usaha yang dapat dilakukan melalui bimbingan dan konseling dalam membantu siswa menghadapi masa peralihan dari masa remaja awal ke masa remaja yang penuh tantangan.
4.      Informasi sosial
Informasi sosial berkaitan dengan pemahaman diri dan pemahaman orang lainnya. Informasi sosial ini meliputi :
a.       Tugas-tugas perkembangan masa remaja tentang kemampuan dan pengembangan hubungan sosial.
b.      Cara bertingkah laku, tata krama, sopan santun dan disiplin di sekolah.
c.       Tata krama pergaulan dengan teman sebaya baik di sekolah sendiri maupun di sekolah lain, siswa dengan guru, siswa dengan staf lainnya dalam rangka kehidupan yang harmonis di lingkungan sekolah.
d.      Suasana dan tata krama kehidupan dalam dalam keluarga.
e.       Nilai-nilai sosial, agama, adat istiadat, kebiasaandan tata krama yang berlaku di lingkungan masyarakat.
f.       Hak dan kewajiban warga negara.

D.    Langkah-langkah Penyajian Informasi
1.      Langkah Persiapan
a.       Menetapkan tujuan dan isi informasi termasuk alasannya
Ø  Untuk siapa informasi disiapkan
Ø  Apakan informasi dibutuhkan siswa
Ø  Apakah berharga bagi siswa
Ø  Apakah cukup akurat dan up todate.
Ø  Apakah ada hubungannya dengan hal-hal diketahui siswa.
b.      Mengidentifikasi sasaran (siswa) yang akan menerima informasi.
Ø  Berapa jumlahnya.
Ø  Bagaimana karakteristiknya.
c.       Mengetahui sumber-sumber informasi
Ø  Apakah sumber-sumber itu mudah dicapai dan digunakan.
d.      Menetapkan teknik penyampaian informasi.
Ø  Cocokkah dengan tujuan, isi dan sumber.
Ø  Dapatkah menarik perhatian siswa.
Ø  Bagaimana konsekuensi waktu, biaya, dan pengorganisasiannya.
e.       Menetapkan jadwal dan waktu kegiatan
Ø  Kapan, berapa kali, dimana.
Ø  Berapa lama pemberian informasi dilaksanakan.
f.       Menetapkan ukuran keberhasilan
Ø  Apa kriterianya bahwa pemberian informasi berhasil dengan baik.
Ø  Bagaimana cara mengukur keberhasilan itu.

2.      Langkah pelaksanaan
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan layanan informasi :
a.       Usaha menarik minat dan perhatian siswa.
b.      Siapan peran siswa secara sistematis dan sederhana sehingga jelas isi dan manfaatnya.
c.       Berikan contoh yang berhubungan dengan kehidupan siswa sehari-hari.
d.      Bila menggunakan teknik karya wisata dan pemberian tugas, persiapan sebaik-baiknya sehingga setiap siswa mengetahui apa yang harus diperhatikan apa yang harus dicatat dan apa yang harus dilakukan.
e.       Penyajian informasi harus direncanakan sesuai dengan kebutuhan siswa.
f.       Pemberi informasi hendaknya disesuaikan dengan kualifikasi personil staf bimbingan.

3.      Langkah Evaluasi
Guru pembimbing hendaknya mengevaluasi tiap kegiatan layanan informasi. Langkah evaluasi ini seringkali dilupakan sehingga tidak diketahui sejauh mana siswa mampu menagkap informasi.
Kriteria keberhasilan layanan informasi sebagai berikut :
a.       Jika para siswa telah dapat menyesuiakan diri sebaik-baiknya dengan lingkungannya.
b.      Jika para siswa telah memperoleh sebanyak-banyaknya sumber informasi.




E.     Pendekatan dan Teknik dalam Layanan Informasi
Layanan informasi diselenggarakan secara langsung dan terbuka dari konselor kepada pada para pesertanya. Berbagai teknik dan media yang bervariasi dan luwes dapat digunakan dalam forum dengan format klasikal dan kelompok. Format individual dapat diselenggarakan untuk peserta khusus dengan, informasi khusus dan biasanya terkait dengan layanan konseling lainnya.
1.      Ceramah, Tanya Jawab dan Diskusi
Cara penyampaian informasi yang paling biasa dipakai adalah ceramah yang diikuti dengan tanya jawab. Untuk mndalami informasi tersebut dapat dilakukan diskusi diantara para peserta.
2.      Media
a.       Dalam penyampaian informasi dapat digunakan media pembantu berupa alat peraga, media tulis dan grafis serta perangkat dan program elektronik (seperti radio, televisi, rekaman, komputer, OHP, LCD ).
“ papan informasi “ merupaka media yang cukup efektif apabila dikelola dengan baik dan baahn sajinya aktual.
b.      Informasi dikemas dalam rekaman dengan perangkat kerasnya (rekaman audio, video, komputer) digunakan dalam layanan informasi yang bersifat “ mandiri “ dalam arti peserta layanan atau klien sendiri dapat memperoleh dan mengolah informasi yang diperlukan.

3.      Acara Khusus
Melalui acara khusus di sekolah misalnya dapat digelar “ Hari Kartini, Hari Anti Narkoba, Hari KB, Hari Keberhasilan Lingkungan “ yang didalam nya ditampilkan informasi tentang karir dalm spektrum yang luas. Berbagai kegiatan sebagaimana tersebut di atas diselenggarakan dalam waktu yang lebih lama, satu hari atau lebih.
4.      Nara Sumber
Penyelenggaraan layanan informasi tidak dimonopoli oleh konselor, pihak-pihak lain dapat diikutsertakan. Dalam hal ini peranan nara sumber sangat dominan. Sesuai dengan isi  informasi dan para pesertanya, nara sumber diundang untuk menyajikan informasi yang dimaksudkan.
5.      Waktu dan Tempat
Waktu dan tempat penyelenggaraan layanan informasi sangat tergantung pada format dan isi layanan. Format klasikal dan isi layanan yang terbatas untuk para siswa dapat diselenggarakan di kelas-kelas menurut jadwal pembelajaran sekolah. Layanan informasi dengan acara khusus memerlukan waktu dan tempat tersendiri yang perlu diatur secara khusus.
6.      Penilaian
Sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, penilaian hasil layanan informasi difokuskan kepada pemahaman para peserta terhadap informasi yang menjadi isi layanan. Unsur U ( Understanding ) sangat dominan. Pemahaman para peserta layanan itu lebih jauh dapat dikaitkan dengan kegunaan bagi peserta dan apa yang akan dilakukan peserta berkenaan dengan informasi yang diperolehnya itu.
7.      Keterkaitan
Di dalam semua jenis layanan konseling dapat terungkap perlunya klien menguasai informasi tertentu, khususnya dalam kaitannya dengan permasalahan yang sedang dialami. Untuk memenuhi keperluan itu, konselor biasanya mengupayakan agar informasi itu dapat diperoleh klien. Dengan cara seperti itu layanan informasi telah terintegrasikan ke dalam jenis-jenis layanan konseling lainnya.









BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Layanan informasi ialah kegiatan bimbingan yang bermaksud membantu siswa untuk mengenal lingkungannya yang sekirannya dapat dimanfaatkan untuk masa kini maupun masa yang akan datang.
Dalam layanan informasi terlibat tiga komponen pokok yaitu konselor, peserta dan informasi.
Data yang digunakan dalam layanan informasi digolongkan dalam empat bagian utama yaitu informasi pendidikan /belajar, informasi pekerjaan/ karir, informasi sosial, dan informasi pribadi.
Langkah-langkah dalam penyajian informasi meliputi langkah persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.
Pendekatan dan teknik dalam layanan informasi meliputi ceramah,tanya jawabdan diskusi, media, acara khusus, nara sumber, waktu dan tempat, penilaian dan keterkaitan.

B.     Saran
Layanan informasi diharapkan memenuhi kekurangan individu akan informasi yang mereka perlukan. Informasi itu harusnya diolah dan digunakan oleh individu untuk kepentingan hidup dan perkembangannya. Layanan informasi diselenggarakan oleh konselor dan diikuti oleh seseorang atau lebih peserta.







DAFTAR PUSTAKA
Hariastuti, Retno Tri. 2008. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Surabaya: Unesa University Press.
Nursalim, Mochamad dan Suradi. 2002. Layanan Bimbingan dan Konseling. Surabaya: Unesa University Press.

Prayitno. 2004. Layanan Bimbingan dan Konseling. Padang: Universitas Negeri Padang.












0 komentar:

Poskan Komentar

Mengenai Saya

Foto Saya
Teman-teman kami bilang kami ini kembar, padahal kenyataannya jauh berbeda. Kesamaan kami hanyalah kami sama-sama wanita, kami berasal dari daerah yang sama, kami dalam kelas yang sama, dan huruf awal nama kami sama-sama 'A".